infonesia.xyz – Saat berwisata ke daerah baru, seperti luar negeri, wisatawan tentu ingin mengambil gambar sebagai dokumentasi atau membuat konten sebanyak-banyaknya agar bisa disimpan sebagai kenang-kenangan.

Untuk mengabadikan foto pemandangan maupun foto obyek manusia, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar hasilnya menjadi bagus.

Hal ini karena, tidak hanya dari alat, ada faktor-faktor lain yang bisa menentukan kualitas sebuah foto. Seperti disampaikan seorang Luxury Traveler sekaligus fotografer Christina Tan, yang sering menjelajah berbagai tempat menarik di dalam dan luar negeri.

Berikut beberapa tips yang ia bagikan agar bisa mengambil foto yang baik saat traveling, terutama jika pergi ke tempat baru, seperti dirangkum Kompas.com saat berkunjung ke Kompas Travel Fair (KTF) 2022 di Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Tips ambil foto bagus ala fotografer Christina Tan

1. Cari tahu musim dan lokasi

Sebelum bepergian, khususnya ke negara dengan beberapa musim, wisatawan bisa memperhatikan musim serta lokasi mana saja yang dituju. Tujuannya, agar perlengkapan yang dibawa bisa sesuai dan tidak salah kostum.

“Sebelum berangkat itu aku sudah mikirin bawa kaus dan baju apa, warna apa, dan lain-lain yang matching (pas), dan sesuai sama musimnya di sana,” ujar Christina.

Dengan demikian, katanya, foto yang dihasilkan bisa jadi lebih terkonsep dan tampak serasi.

Misalnya saat sedang berlibur ke New York, salah satu hal yang menjadi ikon di kota itu adalah keberadaan taksi-taksi yang berwarna kuning. Akhirnya, ia sengaja memakai pakaian berwarna kuning mencolok, agar terlihat senada dengan latar foto dan obyek di kota tersebut.

Contoh lain, jika sedang musim salju, tentunya wisatawan harus memakai pakaian yang tebal dan hangat, agar cocok dengan situasi pengambilan gambar.

2. Mainkan bujet

Untuk bisa mendapatkan tempat-tempat tertentu di dalam maupun luar negeri yang indah dan masih jarang diketahui orang, umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Oleh karena itu, kata Christina, untuk menyiasati bujet saat traveling, wisatawan bisa meminimalisasi biaya akomodasi dan transportasi.

Sehingga, biaya yang dikurangi untuk penginapan, makanan, atau pesawat yang tinggi jika memakai fasilitas premium, bisa dialihkan untuk berburu foto dan konten di destinasi yang menawan.

Kecuali, ia menjelaskan, jika tujuan utama dari traveling seorang wisatawan adalah lebih untuk menikmati kemewahan dan fasilitas perjalanan, serta tidak terlalu mengutamakan destinasinya.

3. Bawa peralatan secukupnya

Selanjutnya, agar bisa menikmati perjalanan dengan maksimal, ia menyarankan agar wisatawan membawa peralatan memotret secukupnya.

“Supaya enggak stress dan santai juga, better (lebih baik) kita bawa smartphone saja satu yang sudah bagus, atau satu kamera dengan satu lensa saja, itu sudah cukup,” tutur Christina.

Jika memungkinkan, kata dia, wisatawan bisa menggunakan satu device (alat) yang mungkin sudah kompatibel atau bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan foto.

Selain itu, wisatawan juga dapat mempelajari fungsi dari fitur-fitur apa saja yang terdapat di suatu alat pengambil gambar, agar bisa digunakan dengan maksimal.

4. Perhatikan komposisi

Soal teknik mengambil gambar, Christina mengatakan ada beberapa aspek yang sangat ia perhatikan, salah satunya komposisi foto.

“Jadi bisa menempatkan obyek foto di titik-titik pertemuam. Perhatikan komposisi peletakan obyek dalam frame (bingkai) foto,” jelas perempuan dengan 530.000 pengikut di Instagram ini.

Ia memberikan contoh seperti aturan rule of thirds yang meletakkan obyek dalam foto pada sepertiga frame.

Selain itu, ada juga aturan golden ratio yang menempatkan obyek dengan rasio sekitar 1:1.618 dalam frame.

Ada juga cara dengan meletakkan obyek dalam foto di tengah-tengah frame, sehingga foto menjadi lebih fokus dan seimbang.

Hal-hal tersebut bisa dilakukan dengan banyak belajar teknik komposisi foto, memperbanyak pengalaman, serta latihan di lapangan.

5. Ambil foto yang simetris dan lihat angle

Selanjutnya, teknik lain yang ia sering gunakan adalah mengambil gambar secara simetris.

Simetris memiliki arti yang berarti obyek foto berada tepat di tengah, sehingga jarak kanan-kiri dan atas-bawah juga seimbang.

“Aku paling enggak tahan liat sesuatu yang enggak simetrikal. Jadi simetris ini salah satu teori fotografi juga,” ujarnya.

Sama seperti komposisi, salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengambil gambar simetris adalah dengan memanfaatkan garis kotak/grid pada ponsel. Sehingga jarak dan ukuran obyek bisa disesuaikan.

Selain itu, perhatikan juga obyek yang akan difoto sesuai dengan angle (sudut pandang) yang seperti apa. Misalnya cocok dengan eye level, low angle, wide angle, bird eye view, dan lain-lain.