infonesia.xyz – Bagi yang berkecimpung di dunia startup pasti sudah tau istilah pitch deck. Secara garis besar, pitch deck adalah sebuah presentasi singkat mengenai rencana bisnis.

Ini menjadi salah satu cara menunjukkan mengapa perusahaan layak mendapatkan pendanaan dan perhatian dari pihak lain. Artinya pitch deck tidak boleh dibuat asal-asalan. Tampilannya harus menarik dan yang pasti informatif.

Nah bagi yang baru akan memulai menggalang pendanaan, para pendiri perusahaan perlu memperhatikan seperti apa model deck yang akan dilirik investor.

Tim dari DocSend menganalisis 320 deck dan melihat slide mana yang ada di setiap dokumen proposal. Menurut mereka, perbedaan paling menarik antara deck yang berhasil dan gagal adalah beberapa bagian yang hilang.

“Saya terkejut bahwa hanya sekitar seperempat dari deck startup yang mencantumkan [data] finansial, percayalah pada yang satu ini, Anda benar-benar membutuhkan rencana operasi,” kata Justin Izzo Kepala Penelitian DocSend, dikutip dari TechCrunch, Jumat (23/9/2022).

“Di sisi lain, saya tidak terkejut bahwa di deck gagal, semuanya tidak mencantumkan finansial,” imbunya.

Perbedaan besar lainnya pada slide kompetisi. Di pitch deck milik founder yang sukses memikat investor, semua memiliki gambaran umum yang mencakup lanskap persaingan di industri mereka.

Para founder startup sering tidak berpikir untuk memasukkannya, atau ketika mereka melakukannya, mereka menggunakannya sebagai indikator yang menyebut bahwa mereka tidak punya pesain.

“Saya selalu memberitahu mereka untuk memasukkan semacam analisis pemain lain di lapangan, bagaimanapun Anda mendefinisikan bidang bisnis Anda,” ujarnya.

Berikut ada grafik yang menampilkan slide yang tercantum di pitch deck yang gagal memikat investor:

Di sisi lain, pitch deck yang sukses meraih modal dari investor mencantumkan hal berikut: