infonesia.xyz – CEO dan Founder Good Games Guild, Aditya Kinarang mengaku senang akhirnya bisa mengumumkan proyek inkubasi pertamanya ke publik.

“Kami mengajak para pecinta game untuk mencoba dan mendalami semua tentang Battle of Guardians, game pertarungan NFT Play-to-Earn pertama dengan gameplay yang bermanfaat,” terang Aditya dalam konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2022).

Battle of Guardians ini dikembangkan di Unreal Engine dan dibangun di jaringan Solana. Gameplay BOG ini mirip seperti permainan battle 1vs1 lain seperti Tekken, Bloody Roar, atau Mortal Kombat.

Nantinya pemain terlibat dalam pertempuran multi bidang yang sengit di dunia game yang luas. Game ini bakal dikembangkan untuk permainan di PC, dengan iOS dan Android yang sedang dalam proses pengembangan dengan multipemain lintas platform lainnya.

Co-founder Battle of Guardians, Alexander Lim mengatakan kalau permainan ini dibuat untuk membangun game environment dan menciptakan virtual jangka panjang, stabil, dan terus berkembang.

“Cita-cita besar kami menjadikan Battle of Guardians sebagai franchise game yang sustainable, yang akan memimpin industri game NFT Fighting di mana pengembang, investor, dan seluruh pemain dapat berkontribusi bersama untuk mengeksplorasi peluang tanpa akhir dalam dunia metaverse game fighting,” jelas dia.

Battle of Guardians adalah game dengan latar belakang cerita yang sederhana dan menarik. Dikisahkan pada zaman dulu kala, manusia hidup berdampingan dengan para guardians yang memiliki kekuatan dan kemampuan yang melampaui manusia, sehingga mereka disembah bagaikan dewa.

Sebagai imbalannya, para Guardians atau malaikat penjaga ini akan menjaga keseimbangan bumi dan melindungi umat manusia. Seiring waktu, teknologi mengambil alih peran Guardians dan manusia perlahan mulai meninggalkan keberadaan mereka. Para Guardians kemudian menghilang.

Turnamen OnlineDi masa peluncuran ini, Good Games Guild juga segera mengadakan Online Tournament Battle of Guardians yang akan dilaksanakan pada 23 September dengan hadiah total Rp 20 juta.

Mekanisme dari turnamen ini adalah 1vs1 dengan total delapan pemain dan sistem yang digunakan adalah double elimination. Apabila pemain kalah, maka dia masih bisa bermain di lower bracket.

Dari setiap match akan dipilih tiga pemain terbaik dan untuk putaran final akan dipilih lima pemain terbaik dengan total empat putaran. Sistem eliminasi adalah ketika lawan tidak memiliki darah atau ketika waktu habis, darah terbanyak itulah yang unggul.

Syarat pendaftaran untuk pemain adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dengan maksimal usia 13 tahun. Pemain dapat mendaftar melalui situs resmi, yang kemudian diseleksi, dan pemain terpilih akan diumumkan melalui email.