infonesia.xyz – Indonesia sedang bersiap untuk berpindah dari penggunaan mobil berbahan bakar minyak ke mobil listrik .

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mempersiapkan kelengkapan untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik di Jawa Barat .

Persiapan yang telah dilakukan adalah membuat tanda nomor kendaraan bermotor khusus kendaraan listrik dan membuat stasiun pengisian kendaraan listrik umum.

Dikutip Pikiran-rakyat.com dari anda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) khusus untuk kendaraan listrik diberi warna biru pada angka yang menunjukkan masa berlaku pelat.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari unggahan di akun Instagram humas_jabar pada 22 September 2022, tanda khusus pada pelat nomor kendaraan listrik terdapat pada pemberian warna biru di angka yang menunjukkan masa berlaku pelat. Untuk lebih jelasnya, simak gambar berikut.

Digunakan untuk kendaraan bermotor, angkutan umum, dan transportasi publik.

2. Pelat Merah

Digunakan untuk kendaraan bermotor instansi pemerintah.

3. Pelat Hijau

Digunakan untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas yang mendapat bea masuk (berdasarkan ketentuan perundang-undangan).

4. Pelat Hitam

Digunakan untuk kendaraan bermotor perorangan.

5. Pelat Putih

Digunakan untuk kendaraan bermotor perorangan, badan hukum, Perwakilan Negara Asing (PNA) atau kedutaan besar dari badan internasional.

Selain itu, Jawa Barat bekerja sama dengan PLN untuk menyiapkan Stasiun Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Berikut SPKLU yang sudah ada di Jawa Barat .

1. Gedung Sate2. PLN UP3 Bandung3. PLN LP Bandung Utara4. Rest Area KM 2017 A (Tol Palikanci)5. Rest Area KM 208 B (Tol Palikanci)

Catat kelima stasiun tersebut agar tidak kesulitan saat ingin mengisi daya kendaraan listrikmu. (Yani Suryani)***