infonesia.xyz – Hasil survei Charta Politika Indonesia menunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P ) memperoleh elektabilitas tertinggi sebesar 21,4 persen.

Hasil PDI-P diikuti oleh Partai Gerindra 14,8 persen dan Partai Golkar 9,3 persen.

“PDI-P 21,4 persen, Gerindra 14,8 persen dan Golkar 9,3 persen merupakan partai politik tertinggi pilihan responden,” demikian hasil survei Charta Politika Indonesia, dikutip Kompas.com, Jumat (23/9/2022).

Sementara, posisi keempat diraih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan tingkat elektabilitas mencapai 8,7 persen.

Kemudian, disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 7,6 persen, Partai Demokrat 6,6 persen, dan Partai Nasdem 4,8 persen.

Berikutnya, Partai Amanat Nasional (PAN) 2,7 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2,1 persen, dan Partai Perindo 2 persen.

Selanjutnya, PSI 0,9 persen, PBB 0,6 persen, Partai Hanura 0,4 persne, Partai Buruh 0,3 persen, Partai Garuda 0,2 persen, Parsindo 0,2 persen, Partai Gelora 0,2 persen, PKN 0,1 persen, dan PKP 0,1 persen.

Namun, dalam survei ini terdapat 17 persen responden yang menyatakan tidak tahu dan tidak jawab.

Sementara terkait sosok, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di peringkat pertama sebagai tokoh politik dengan elektabilitas tertinggi (31,3 persen).

Selanjutnya, ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (24,4 persen) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedann (20,6 persen).

Peringkat keempat ditempati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 7,2 persen. Sedangkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 2,5 persen berada di posisi kelima.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menempati posisi keenam dengan 2,4 persen, dan ketujuh ada nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 2,2 persen.

Adapun survei Charta Politika Indonesia melibatkan 1.220 responden melalui wawancara tatap muka yang dilaksanakan pada 6-13 September 2022.

Margin of error dalam survei ini lebih kurang 2,82 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.