infonesia.xyz – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik mengajak seluruh pihak untuk dapat berkolaborasi membangun Sulbar.

“Hampir seluruh daerah otonom baru di Indonesia memiliki masalah yang sama dalam membangun daerah termasuk Provinsi Sulbar,” kata Akmal Malik pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-18Sulbar, di Mamuju, Kamis.

Ia mengatakan, masalah yang dialami Sulbar sebagai daerah otonom baru adalah keterbatasan sumber daya alam dan sumber daya manusia serta manajemen pemerintah dan kebijakan fiskal yang belum memadai.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak pemerintah dan DPRD Sulbar, dan di seluruh kabupaten di Sulbar beserta masyarakat, mesti berkolaborasi membangun Sulbar untuk mengatasi sejumlah persoalan yang dihadapi tersebut.

“Mari introspeksi diri bersama atas kelemahan pembangunan yang dijalankan dan yang lebih penting melakukan kolaborasi dalam melaksanakan pembangunan,” katanya pula.

Dia mengatakan sebagai Penjabat Gubernur Sulbar, dirinya tidak akan mampu bekerja dan berpikir sendiri membangun daerah, namun butuh kolaborasi dengan sejumlah pihak baik lapisan pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.

“Sehingga komunikasi dan sinergitas harus dibangun untuk mewujudkan pembangunan Sulbar untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya lagi.

Ketua DPRD Sulbar Suraida Suhardi juga mengatakan DPRD Sulbar akan berkolaborasi dengan pemerintah mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Sulbar. “Momentum HUT Ke-18 Sulbar yang jatuh pada 22 September 2022 diharapkan dapat mewadahi kebersamaan seluruh pihak di Sulbar untuk berkomitmen dan berkolaborasi menyukseskan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata dia lagi.