infonesia.xyz – Proses pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J dirasa mengalami kesulitan yang cukup rumit.

Selain karena dugaan didalangi oleh mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo , dituding karena adanya tabrakan kepentingan di dalam internal Polri.

Ferdy Sambo dengan memiliki rekam jejak menduduki jabatan penting di Polri, disebut mengetahui berbagai lingkaran busuk anggota Polri.

Sehingga hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat bahwa dirinya tidak bisa dengan mudah diproses hukum .

Dugaan itu semakin mencuat ketika istri Ferdy Sambo , Putri Candrawathi, tidak ditahan padahal sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J.

Ferdy Sambo disebut bisa membongkar sisi gelap aparat kepolisian tanpa segan-segan jika Polri membeberkan seterang-terangnya kasus pembunuhan Brigadir J.

Ahli tarot, Denny Darko , memprediksi bahwa rumitnya proses hukum kasus tersebut juga karena pengaruh besar sosok Ferdy Sambo saat di kepolisian.

Menurut kartu tarot, Ferdy Sambo pasti menuntaskan dendamnya ketika hasil kasus tersebut sangat merugikan nama baik dirinya.

“Tentu saja Jenderal dengan pangkat yang tinggi memegang sebuah posisi yang strategis tentu saja memegang banyak sekali rahasia,” ucap Denny Darko .

“Jika itu tidak tepat, akan membongkar dan menghancurkan banyak hal. Menimbulkan collateral damage yang sangat luar biasa,” ujarnya lagi.

Ia mengungkapkan bahwa posisi Polri seperti buah simalakama, karena apa yang diungkap akan berlanjut dengan terbongkar hal penting lainnya.

Lingkaran busuk aparat Polri pun pasti terancam jika Ferdy Sambo menuntaskan dendamnya.

Menurut kartu tarot, Denny Darko menerawang Ferdy Sambo akan menguliti habis rahasia Polri secara blak-blakan.

Maka mungkin nantinya terdapat sedikit hasil akhir kasus yang mengecewakan, karena Polri tidak ingin Ferdy Sambo melakukan hal itu.

“Jika ternyata mantan Irjen ini tidak mendapatkan tanggapan positif dari bandingnya, maka akan ada penyelamatan (nama baik Polri), entah oleh siapa,” ucapnya.

Selain itu, akan berimbas kepada orang-orang yang bukan aparat namun memiliki hubungan spesial dengan pihak Polri.

“Bantuan kepada orang-orang yang non Polisi, pengusaha, ini sedang dimainkan. Seseorang yang akhirnya mendapatkan kedudukannya itu pasti ada bantuan dari orang lain,” ucapnya.

“Dan pengusaha ini, memiliki peran penting dalam hal ini. Baik pengusaha putih atau pengusaha hitam,” katanya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari YouTube Denny Darko .***