infonesia.xyz – Pelatih Bhayangkara FC Widodo C Putro memberikan berbagai program bagi pemain yang menjalani “training camp” (TC) di Maleber, Cianjur, Jawa Barat, untuk mendongkrak performa tim dalam mengarungi Liga 1 2022/2023.

Berbagai program tersebut sudah dijalani Awan Setho Raharjo dkk. sejak Senin (19/9) lalu hingga Sabtu (24/9) mendatang.

“Program ini kita ada evaluasi di sepuluh pertandingan kemarin dan beberapa yang harus kita benahi. Itu yang jadi fokus kami dalam training camp di sini,” kata Widodo, melalui laman resmi klub, Kamis.

Widodo tak memerinci program-program tersebut, tetapi di antaranya ada “gym” pada hari pertama dan program kompetisi.

“Saya ingin program kompetisi yang mereka mainkan tetap dengan nuansa sepak bola. Dan ini sudah kita lakukan dan anak-anak saya kira ‘happy’. ‘Happy’ dalam artian dijalankan dengan senang,” lanjut pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Setelah jeda kompetisi, Bhayangkara FC akan kembali melakoni laga tak mudah dengan dijamu PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, 2 Oktober mendatang.

Seminggu berselang, tim berjuluk The Guardians tersebut akan menjamu PSS Sleman.

Bhayangkara FC menggelar TC memanfaatkan jeda kompetisi seiring agenda FIFA Matchday, untuk memaksimalkan performa timnya menghadapi laga berikutnya di Liga 1 2022/2023.

TC tersebut ditujukan, salah satunya demi membangun kekompakan di antara para pemain, termasuk pemain baru dan pemain muda.

“Kita lihat dengan pemain yang baru dan pemain muda juga, ini kita perlu ada ‘chemistry’ yang lebih intens. Karena saya lihat mereka sangat berpotensi di beberapa pertandingan terakhir,” lanjut eks striker tim nasional Indonesia tersebut.

Widodo pun berharap training camp itu membuat para pemain bisa saling dukung demi mengangkat penampilan Bhayangkara FC.

Hingga saat ini, Bhayangkara FC memang belum bisa menunjukkan performa yang diinginkan dan harus tercecer ke urutan ke-15 klasemen sementara Liga 1 2022/2023.

Dari sepuluh laga yang sudah dimainkan, I Putu Gede dkk. baru mampu meraih dua kemenangan, sementara sisanya berakhir dengan tiga kali imbang, dan enam kali kalah.