InfoNesia.xyz – Air-conditioner (AC) adalah alat elektronik yang menyedot daya listrik cukup besar. Untuk itu, kamu tak boleh dipakai sembarangan. Sebagai solusi, coba aplikasikan cara menghemat ac listrik agar tidak boros di bawah ini!

Sebagai masyarakat yang tinggal di negara beriklim tropis, musim kemarau di Indonesia memang mengalami peningkatan suhu yang signifikan.

Jadi, memasang AC di hunian adalah sebuah hal yang wajar.

Sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan pemahaman bagaimana cara memakai AC yang baik dan benar.

Jika digunakan secara serampangan, kerja AC bisa jadi lebih keras dan berakibat konsumsi listrik yang membengkak.

Agar masalah ini tak terjadi, simak cara menghemat listrik AC rumah berikut ini, yuk!

9 Cara Menghemat Listrik AC Rumah agar Tidak Boros

1. Pilih AC Hemat Energi

AC dengan fitur hemat energi adalah cara utama untuk menghemat listrik.

Produk ini dilengkapi dengan kompresor yang menggunakan daya listrik lebih kecil dibanding AC standar.

Bahkan, AC hemat energi dapat menghemat konsumsi daya listrik 20-30 persen setiap bulannya.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa AC low watt umumnya dibanderol dengan harga yang lebih mahal.

Selain itu, proses pendinginan ruangan jadi lebih lama karena AC tersebut hanya menggunakan daya listrik yang sangat kecil.

2. Pilih AC dengan PK Rendah

Apa itu AC PK terendah?

PK singkatan dari Paard Kracht daya yang dibutuhkan untuk sebuah AC.

Biasanya, AC berukuran 1 PK terdapat 350 watt hingga 700 watt.

Semakin kecil ukuran PK AC yang dibeli, maka semakin kecil pula pemakaian listriknya.

Salah satu cara hemat listrik token pakai AC adalah dengan membeli AC yang PK-nya paling rendah, yaitu ½ PK.

Ini bisa menjadi solusi untuk kamu yang memiliki ruangan di bawah 10 meter persegi.

Berikut adalah panduan umum dari memilih PK AC agar tidak boros:

  1. 1/2PK = 5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2)
  2. 3/4PK = 7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2)
  3. 1PK = 9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2)
  4. 1 1/2PK = 12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2)
  5. 2PK = 18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2)

Misalkan, rumah kamu memiliki AC berdaya 500 watt dengan rata-rata penggunaan sekitar 12 jam per harinya.

Sementara itu, tarif listrik adalah Rp1.352 per kWh.

Jadi seperti ini penghitungannya:

Total daya listrik : Besar watt x lama pemakaian x 30 hari

Jadi, 500 watt x 12 jam per hari x 30 hari.

Hasilnya, kamu akan menghabiskan daya listrik sebanyak 180.000 watt atau sama dengan 180 kWh dalam sebulan.

Kemudian, kalikan hitungan tadi dengan tarif listrik dasar yaitu, Rp1.352.

Tarif Listrik per Bulan: Total daya listrik 1 bulan x tarif dasar

Jadi, 180.000 watt x Rp1.352 = Rp243.360 per bulannya.

Angka tersebut baru untuk satu AC saja.

Bayangkan, jika terdapat dua atau lebih AC di rumah?

3. Hindari Mengatur Suhu di Bawah 24 Derajat

Selanjutnya, trik ini bisa jadi cara mudah menghemat penggunaan listrik di rumah, yaitu hindari mengatur suhu di bawah 24 derajat.

Mengatur suhu AC di bawah 24 derajat Celsius hanya akan membuat pemakaian listrik semakin boros.

Cara menghemat listrik AC rumah adalah dengan mengatur suhu AC tidak kurang dari 24 derajat Celsius.

Gunakan suhu 24 derajat Celsius sebagai batas maksimal pengaturan suhu atau tagihan listrik kamu akan melonjak.

4. Membersihkan AC secara Teratur

Ingin cara yang lebih sederhana untuk menghemat listrik AC di rumah?

Kamu harus rajin membersihkan AC secara rutin.

Pasalnya, AC yang kotor hanya akan membuat kinerja kompresor lebih keras.

Kompresor yang bekerja lebih keras tentu akan menggunakan daya listrik lebih banyak.

Oleh karena itu, bersihkan filter AC setiap sebulan sekali dan secara keseluruhan setiap tiga bulan sekali.

5. Jangan Lupa Pasang Timer AC

AC memang diciptakan untuk memberikan kesejukan penghuninya yang beraktivitas di dalam sebuah ruangan.

Agar listrik jadi lebih hemat walaupun menggunakan AC, jangan lupa untuk memasang timer setiap harinya.

Tentukan kapan jam yang mengharuskan AC karena tidak ada orang di rumah.

Cara ini dapat membantu kamu untuk menghemat listrik AC setiap hari tanpa disadari.

6. Hindari Buka Tutup Ruangan Ber-AC

Cara menghemat AC adalah sebisa mungkin ruangan tersebut harus selalu ditutup.

Pada saat pintu ruangan dibuka tutup terus menerus maka suhu dalam ruangan tidak akan stabil karena hawa panas dari luar akan masuk ke dalam ruangan.

Kondisi ini akan membuat AC bekerja terus menerus untuk menstabilkan suhu dalam ruangan.

Apabila AC dipasang diruang terbuka, maka otomatis ruangan akan amat sulit mencapai suhu yang diinginkan sehingga AC akan terus menerus bekerja maksimal.

Dalam ruangan terbuka juga, luas ruangan yang harus didinginkan menjadi amat besar dan kemungkinan besar di atas kemampuan AC tersebut dalam mendinginkan.

7. Jangan Langsung Menyalakan AC Bila Baru Dimatikan

Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah jangan langsung menyalakan AC apabila baru saja dimatikan.

Sering kali salah menekan tombol off pada AC lalu diteruskan dengan tombol on bisa menyebabkan kompresor bermasalah.

Berikan waktu beberapa menit pada oli kompresor dan freon untuk kembali ke kompresor.

Dengan melakukan ini maka kompresor AC kamu akan lebih awet.

8. Rutin Membersihkan Ruangan

Setelah filter AC dibersihkan jangan lupa untuk membersihkan ruangan ber-AC tersebut.

Ruangan yang berdebu dapat memengaruhi kebersihan filter AC, lo!

Akibatnya, filter AC jadi lebih cepat kotor dan berimbas pada kinerja kompresornya.

Cobalah untuk rajin membersihkan debu di atas lemari dan dinding.

9. Tutup Gorden

Menutup gorden dapat membantu kinerjanya jauh lebih baik dan jadi hemat listrik ac, lo.

Sinar matahari yang masuk akan mengurangi kinerja AC menjadi tidak efektif dan bisa merusak mesin.

Jadi, ketika menyalakan AC sebaiknya tutup jendela dan gorden serapat mungkin.

***

Semoga pembahasan cara menghemat listrik AC di atas bermanfaat untuk Property People, ya!

Temukan tips menarik lainnya hanya di Berita Indonesia.

Cek beragam pilihan serta kebutuhan properti terbaik melalui /id dan rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Salah satunya adalah Singhamerta City di Wagir, Malang.