infonesia.xyz – Peradangan dalam tubuh sangat berbahaya bagi kesehatan, bahkan bisa berakibat fatal.

Seorang ahli reumatologi di Canada, John Esdaile mengatakan bahwa peradangan merupakan bentuk respons sistem kekebalan terhadap cedera dan infeksi pada tubuh.

Peradangan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan, sehingga menyebabkan sejumlah masalah terkait peradangan .

Mulai dari rasa sakit hingga gangguan autoimun yang serius seperti arthritis inflamasi dan lupus.

Peradangan terbagi menjadi dua jenis, yaitu peradangan akut dan peradangan kronis.

Peradangan akut merupakan reaksi normal dan kompleks tubuh terhadap ancaman, apakah bakteri, luka bakar, radang dingin, atau keseleo.

Tanda-tanda peradangan akut termasuk pembengkakan, pembuluh darah melebar, panas, kemerahan, dan rasa sakit.

Sementara, peradangan kronis memiliki efek jangka panjang yang serius dan terkait dengan banyak penyakit, mulai dari radang kandung lendir, kolitis, flebitis, dan rinitis.

Sulit mengetahui jika tubuh mengalami peradangan kronis atau tidak, tergantung bagaimana peradangan kronis memanifestasikan dirinya.

“Peradangan menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan yang pada gilirannya dapat menyebabkan kelemahan,” kata dokter Esdaile, dilansir Pikiran-rakyat.com dari The Healthy.

Kelelahan sangat erat kaitannya dengan peradangan kronis. Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang merasa lelah kronis merupakan tanda terjadinya peradangan dan senyawa pro-inflamasi yang tinggi.

Gejala peradangan juga bisa berupa nyeri sendi yang disebut rheumatoid arthritis.

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan gangguan autoimun dan sejenis artritis yang ditandai dengan peradangan pada sendi .

Adapun rheumatoid arthritis dan jenis artritis inflamasi lainnya, termasuk lupus dan ankylosing spondylitis.

Sistem kekebalan tubuh yang menyerang sendi , menyebabkan terjadinya pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit pada area sendi .

Ini adalah kondisi kronis dan dapat menyebabkan kerusakan permanen jika tidak dirawat dengan benar.

Kemudian, gejala peradangan yang mungkin terjadi adalah adanya masalah pada bagian perut (pencernaan).

Seperti, perut kembung, diare, kram, sembelit, dan gas dapat menjadi tanda-tanda penyakit Crohn, sindrom iritasi usus besar, alergi makanan, dan penyakit perut lainnya.

Selain itu, peradangan kabut otak yang menyerang memori, sehingga melambat secara mental.

Peradangan mempengaruhi otak seperti setiap bagian tubuh lainnya, menyebabkan iritasi dan pembengkakan, dan dapat menyebabkan masalah kognitif.***