infonesia.xyz – Hidup berada di bawah sorotan publik membuat Ana de Armas merasa sangat tidak nyaman.

Terlebih, ketika masih menjalin hubungan asmara dengan sang mantan kekasih, Ben Affleck , ia selalu mendapatkan perhatian yang berbahaya dan mengeringkan.

“Saya tidak pernah menjadi seseorang yang menginginkan perhatian yang bukan tentang pekerjaan saya.”

Begitu kata de Armas kepada Variety untuk cover story majalah tersebut pada hari Rabu, 21 September.

“Jadi, ketika perhatian itu bukan tentang pekerjaan saya, itu menjengkelkan. Saya rasa itu juga tidak sopan, tidak pantas, berbahaya, dan tidak aman,” sambung dia.

Aktris berusia 34 tahun itu juga mengungkapkan bahwa selama mendapatkan perhatian yang mengeringkan, ia tidak bisa menemukan perlindungan atau jalan keluar.

Itulah sebabnya ia memutuskan untuk meninggalkan tempat tinggalnya di Los Angeles (LA).

“Perhatian tersebut menjadi sedikit berlebihan. Tidak ada jalan keluar,” tutur dia.

“Itu salah satu alasan mengapa saya meninggalkan LA. Selalu ada perasaan sesuatu yang tidak saya miliki, sesuatu yang hilang. Ini adalah kota yang membuat saya cemas,” ujar dia.

Sebelumnya, wanita asal Kuba itu sempat berpacaran dengan Affleck pada Maret 2020.

Lalu, hanya kurang dari setahun kemudian, seorang sumber mengonfirmasi kepada Us Weekly pada Januari 2021 bahwa pasangan itu telah berpisah secara damai.

“Ben dan Ana bergerak ke arah yang berbeda dalam hidup mereka. Keduanya tidak dapat mengatasi perbedaan mereka dan telah memutuskan untuk mengakhiri hubungan,” kata sumber itu.

Selain membahas kehidupan pribadinya di mata publik, de Armas juga membagikan pengalamannya memerankan Marilyn Monroe dalam film terbarunya berjudul Blonde.

“Ini merupakan perasaan yang naik turun. Ada saat-saat di mana saya berpikir mungkin film ini tidak akan pernah keluar,” katanya kepada outlet tersebut.

Lawan mainnya, Chris Evans, juga menambahkan bahwa dirinya tidak percaya melihat Ana benar-benar tampak mirip seperti legenda Hollywood itu.

“Saya ingat saat melihatnya dan berkata, ‘Oke, itu Marilyn. Itu kamu? Astaga! Kamu akan memenangkan Oscar untuk ini,'” imbuh dia.