infonesia.xyz – Level air di Danau Poyang, danau air tawar terbesar di China yang terletak di Provinsi Jiangxi, China timur, turun ke level terendah pada Jumat (23/9) pagi waktu setempat sejak pencatatan dimulai pada 1951, demikian disampaikan otoritas setempat.

Level air di stasiun hidrologi Xingzi yang merupakan landmark danau itu surut menjadi 7,10 meter pada Jumat pukul 06.00 waktu setempat, ungkap pusat pemantauan hidrologi Provinsi Jiangxi.

Rekor sebelumnya, yang tercatat pada Februari 2004, berada di angka 7,11 meter.

Pusat tersebut menyebutkan bahwa danau itu mengalami penurunan level air yang cepat karena curah hujan yang rendah dan suhu tinggi yang terus berlanjut di Jiangxi sejak akhir Juni dan air yang mengalir dari Sungai Yangtze relatif lebih sedikit.

Danau Poyang memasuki musim kemarau tahun ini pada 6 Agustus, 92 hari lebih awal dari rata-rata sejak 1951.

Pusat tersebut pada Jumat mengeluarkan peringatan merah untuk level air yang rendah pertama kalinya sejak sistem peringatan itu didirikan pada 2013 di Jiangxi. Peringatan merah merupakan peringatan paling parah dalam sistem ini.

Peringatan tersebut mengingatkan seluruh unit kerja dan masyarakat di sepanjang Danau Poyang untuk memperkuat respons dan kesiapsiagaan guna memastikan keamanan air minum, pasokan air produksi, dan penggunaan air ekologis.

Hujan yang relatif sedikit diperkirakan terjadi pada pekan mendatang di Jiangxi. Prospek tersebut akan semakin menyusutkan danau air tawar terbesar di China itu.