infonesia.xyz – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi atas kontribusi The United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) dalam mendukung agenda prioritas Kelompok Kerja Perdagangan, Investas,i dan Industri G20.

“Saya menyampaikan apresiasi atas kesediaan secara langsung dan memberikan sambutan pada Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan, Investasi dan Industri. Kontribusi UNESCAP sangat berarti dalam menyukseskan Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan, Investasi, dan Industri,” kata Mendag di Nusa Dua, Bali, Kamis.

Apresiasi itu disampaikan Mendag Zulkifli Hasan pada pertemuan dengan Sekretaris Eksekutif UNESCAP Armida Salsiah Alisjahbana di Badung, Bali.

Lembaga tersebut memberikan masukan penting terkait isu perdagangan, investasi, dan industri terhadap pandemi dan arsitektur kesehatan global serta isu perdagangan digital dan rantai nilai global berkelanjutan.

Pertemuan dilakukan di sela Pertemuan ke-3 Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) dan Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) di Nusa Dua, Badung, Bali, pada 19— 23 September 2022.

UNESCAP adalah suatu organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang pembangunan ekonomi dan sosial di kawasan Asia Pasifik. UNESCAP didirikan pada 1947 dan berkedudukan di Bangkok, Thailand.

Saat ini UNESCAP beranggotakan 62 negara.

Arah kerja sama antara Indonesia dengan negara anggota UNESCAP yaitu melalui Framework Agreement on Cross Border Paperless Trade Facilitation in Asia and the Pacific (FA-PT).

Kerangka kerja tersebut telah disahkan pada Sidang ke-72 Komisi UNESCAP pada 15-19 Mei 2016 di Bangkok, Thailand.

Implementasi kerangka kerja sama FA-PT searah dengan upaya Indonesia untuk memperlancar arus perdagangan, efisiensi sistem logistik yang sejalan dengan sistem Indonesia National Single Window (INSW).